Mimpiku Terbentur Realita


Tersadarku dalam sebuah dimensi ruang dan waktu
Tertatih dalam jalan setapak menuju kesana
Terbentur pada seonggok harapan yang tak kunjung terpenuhi
Semuanya terbias dalam goresan darah, percikan nanah dan tetesan air mata
Menggambarkan sebersit perjuangan insan kecil tuk menggapai segenggam pasir
Tiada pernah berharap tuk jadi seperti ini
Terelakkan, terabaikan, terseret dalam kegelapan ruang lain
Nanar ku tatap lukisan diriku di sudut ruang itu
Tersirat seutas senyum namun jiwanya remuk redam
Terus menerawang jauh, berharap ada sesosok makhluk yang mengangkatnya dari ruang terkutuk
Perlahan ku kemas mimpi-mimpi yang tercecer di sepanjang jalur hidup
Mengumpulkannya menjadi sebuah nyali untuk mengepakkan sayap
Namun....
Mimpiku terbentur realita...

Vix,050908

Emma Vixel

Tidak ada komentar: