Pancaroba di Gedong Songo


Perpindahan musim dari kemarau ke penghujan sepertinya memang bukan waktu yang tepat buat jalan-jalan ke daerah yang didominasi oleh pepohonan. Terutama di daerah dataran tinggi. Kompleks Candi Gedong Songo ini misalnya.

Candi yang nilai eksotisnya tinggi, dengan batu-batu coklat keabuan sebagai aksen dominannya, akan lebih indah jika dikelilingi oleh landscape yang hijau. Nah, keindahan yang kayak begini nggak bisa kita temukan di musim pancaroba dari kemarau ke hujan.


Setelah kemarau panjang, rumput-rumput yang menjadi karpetnya si Candi jadi kering. Pohon-pohon juga meranggas, akibatnya dedaunan yang tumbuh jadi sedikit, atau bahkan malah sama sekali kering.


Oh ya, Candi Gedong Songo ini sendiri terletak di lereng Gunung Ungaran, Kec Bandungan, Kab Semarang. Gampang dijangkau dari Solo atau Jogja. Soal jumlah candinya, apa beneran ada sembilan? Enggak, cuma ada lima. Empat candi lain cuma bisa dilihat oleh orang-orang sakti :D *kidding


Dari satu candi ke candi lain harus jalan kaki nanjak macem hiking, dan jaraknya nggak deket. Waktu masih ada di Candi Satu, liatin puncak Candi terakhir di atas bukit yang jauh buanget rasanya udah beneran kayak mau flying fox kesananya.

Fasilitas outbond
Di tengah-tengah kompleks candi terdapat sumber mata air panas yang mengandung belerang cukup kuat. Baunya kecium dari atas udah tajem banget, dan asap yang mengepul juga tebel. Konon, kalau berendam di mata air ini suhu badan akan menjadi hangat :D :D

Sumber mata air panas, dari atas
Karena cuaca yang kurang mendukung, kerasa gerimis dan kabut udah turun dengan maha dahsyatnya, akhirnya perjalanan kami berhenti di Candi Dua. Ini fakta lapangan loh ya, bukan excuse karena nggak kuat jalan nanjak.... gitu...


Kesimpulannya, Candi Gedong Songo ini tetep recommended buat jalan-jalan, apalagi buat yang suka hiking. Tapi akan lebih disarankan untuk datang di musim peralihan dari penghujan ke kemarau. Pas ijo semua, cuaca juga pas bagus, jadi semua landscape sekitaran kelihatan, nggak ketutup mendung dan kabut


Notes:
  • Tiket masuk candi Rp 7.500, wisman Rp 50.000
  • Disediakan kuda buat keliling kompleks candi dengan tarif mulai dari Rp 25.000
  • Jika berkunjung di hari libur dengan mengendarai mobil, disarankan berangkat lebih awal karena jalur wisata Bandungan - Ungaran macet bukan main, terutama jalur turun di atas pukul 13.00
  • Obyek wisata dekat dengan Candi Gedong Songo : Goa Kreo, Umbul Sidomukti, Bandungan dan tempat-tempat karaoke yang luar biasa banyaknya berderet di pinggir jalan :D

Emma Vixel

Tidak ada komentar: