Gardu Action, Celebrating Garbage Reborn


Menemukan langit cerah ceria di musim hujan pada pukul 12.15 adalah kabar gembira bagi sederet jemuran yang ngendon aja ga kering-kering dari kemarin. Saat itu, saya sedang berada pada atmosfer malas-malasan gegoleran di kamar dan mencari jawaban atas pertanyaan "enaknya ngapain ya..." dan membuat saya mengambil keputusan impulsif.

Yak, tepat pukul 13.00, saya dan adik tancap gas menuju Bantul, Jogja. Tanpa rencana. Setelah mandi dan makan langsung berangkat aja gitu, karena emang ga ada kerjaan, cah selow :D


Tujuan utama adalah Gardu Action. Garbage Care and Education. Terjemahan versi saya, Gardu Action ini adalah sekumpulan gardu untuk beraksi, tempat buat berpose, belajar, berkreasi, bersantai, berimajinasi, ber-apapun lah, karena memang tempatnya inspiratif dan kreatif abisss.

Semua ini adalah mantan botol

Letaknya di sekitar Pantai Parangkusumo. Dari tempat retribusi Parangtritis itu lurus aja, ketemu plang Gumuk Pasir lurus dikit banget, ada petunjuk Gardu Action ke kanan, udah ikutin aja.
And here we are, keputusan impulsif yang membawa saya ke tempat yang blog-able banget


    

Iya, semua ini dulunya adalah sampah, yang berserakan di pinggir pantai, yang dibawa pengunjung, yang terseret ombak, yang terhantam karang, yang terhempas sampai ke tepi lautan. Alahhh.... 
Disini, sampah-sampah itu dikumpulkan oleh warga, lalu disetorkan ke pengurus Gardu Action yang ga lain adalah pemuda sekitar pantai.

Gardu Action sendiri baru diresmikan sekitar bulan Agustus 2015. Ga ada tiket masuk, cuma bayar parkir dan donasi seikhlasnya. Open dan close? Ga ada juga. Open 24 jam.



Saya kok merasa terharu bangga trenyes-trenyes gimana gitu ya sama pemuda-pemuda pengelola Gardu Action. Di jaman dimana pemuda ngehits dan eksis adalah nomor satu, mereka justru menciptakan sarana, memberikan fasilitas, agar supaya pemuda lain bisa ngehits. Pake sampah lagi. Peduli lingkungan tanpa show off, menghasilkan dan wujudnya nyata dan ini keren.
Anak-anak muda behind the scene begini nih yang jago go action dan berproses. Semoga mereka selalu diberikan kesehatan, kreatifitas dan ide yang unlimited biar tempat keren ini bisa terus berkembang

Bisa pesen makan minum disini

Berada di tempat ini rasanya kayak nemuin kembali sesuatu yang udah jelek, kotor, dekil, useless. lahir kembali jadi sesuatu lain. Yang lebih apik, lebih menarik, lebih useful.

Tidak ada yang salah kok dengan sampah. Yang salah adalah yang nyampah. Sembarangan.


And so, what's good from being impulsive? Kadang-kadang nih....... dalam hidup........ dalam kehidupan yang katanya keras-tapi-sebenernya-kitanya-aja-yang-kayak-kerupuk-keanginan, kita butuh sifat impulsif. Bukannya kekanak-kanakan, tapi sadar ga sih bahwa rutinitas bosan dengan kita?

Emma Vixel

Tidak ada komentar: